Sejarah awal Chelsea the Blues

15-sejarah-chelsea-the-blues

Stamford Bridge

Banyak tim sepak bola punya kaitan emosional dengan stadion kandang mereka, tetapi hanya sedikit tim dan stadion punya cerita yang sangat erat seperti yang dimiliki oleh Chelsea dengan Stamford Bridge, markas London kebanggaan mereka. Dibangun pada tahun 1877, Stamford Bridge merupakan lintasan atletik hingga tahun 1905 ketika dua bersaudara (HA dan JT Mears) membeli arena ini dengan tujuan memikat tim yang ada saat itu untuk bermain di sana. Ketika rencana ini gagal, mereka memutuskan untuk justru mengambil risiko besar dan membentuk tim mereka sendiri – Chelsea.

Dan dimulailah 100 tahun sejarah sepak bola dengan banyak sekali masa suka dan duka.

Chelsea Football Club secara resmi dibentuk 14 Maret 1905 di hotel Rising Sun di seberang pintu masuk stadion yang ada saat ini. beberap aminggu setelahnya, tim bergabung dengan Divisi Dua dari Football League yang baru berkembang saat itu, dan mereka memainkan pertandingan pertama mereka (menghadapi Stockport County) tanggal 29 Mei 1905.

Periode panjang dan tidak berkesan berlangsung dan tidak sebelum 1955 ketika Chelsea berhasil memeanngkan gelar liga pertama mereka. Awalnya dijuluki “Pensioners” merujuk ke rumah sakit Royal Hospital terdekat (markas dari para pensiunan), seorang manajer saat itu memandang hal ini sebuah yang salah – dan sejak saat itu, Chelsea justru dikenalkan dengan julukan baru sebagai ‘The Blues.’

Era tahun 60’an membuat Chelsea jadi jantung hati kota London, tetapi sukses di beberapa area tetangga mereka tidak berhasil ditiru di atas lapangan Stamford Bridge. Tim ini terkenal di luar lapangan karena baju-baju fashionable mereka, asesoris, dan gaya hidup selebritas dan klub ini juga menikmati daya tarik selebriti dari media di periode ini. Akan tetapi, lemari trofi tetap saja kosong, dan meski Chelsea nyaris memenangkan final FA cCup di tahun 1967, satu-satunya sukses besar di tahun itu adalah kemenangan dari League Cup di tahun 1965.

Situasi tidak makin baik secara signifikan hingga di awal 2003 ketika miliarder Roman Abramovich membeli klub ini dengan harga fantastis senilai 150 juta pons. Di situlah sejarah mereka pun berubah perlahan-lahan.

Please follow and like us:

Related Posts:

  • No Related Posts

Comments are closed.

Proudly powered by WordPress
Theme: Esquire by Matthew Buchanan.